Mengapa Digital Media penting untuk dipelajari ?

ss-social-media

Digital media adalah kegiatan yang sangat memerlukan teknologi. Namanya juga digital media, yaitu membuat media yang menggunakan teknologi seperti  komputer, laptop, ipad, dan lain-lain dengan mengoneksikannya dengan internet.

Seiring dengan berjalannya waktu, teknologi semakin bertambah setiap tahunnya. Berawal dari 10 gadget, sekarang bisa jutaan gadget yang diciptakan oleh banyak manusia pintar dengan berbagai variasi disain yang unik dan berbeda satu sama lain. Kualitas setiap gadget pun semakin baik dan canggih. Ini semua karena pembelajaran yang dapat ditemukan diberbagai situs internet.

Awalnya gadget hanya berupa hp, radio, tv, dan komputer simpel. Namun sekarang sudah ada ipad, laptop, tv, hp, dan lain-lain. Tadinya teknologi tersebut digunakan untuk menelepon, sms, dan menjadi sarana hiburan. Sekarang teknologi  sudah diciptakan untuk menjadi alat komunikasi dan sarana hiburan yang lebih luas seperti twitter, facebook, tumblr, weebly, dan lain-lain.

missed-digital-media

Sekarang ada satu pertanyaan yang terlintas dipikiran saya yaitu apa sih gunanya belajar digital media? Ternyata digital media mempunyai banyak fungsi yang penting untuk kehidupan sehari-hari. Pertama digital media dapat membuat kita mengenal dunia lebih luas lagi. Jadi kita tidak perlu untuk pergi jauh-jauh untuk melihat bentuk menara Eiffel, kemiringan menara Pisa, dan makanan lezat di Italia dan China. Kita dapat memanfaatkan digital media ini untuk melihat segala isi didunia yang diciptakan Tuhan ini sampai ke bagian terkecil di daerah itu.

Kedua kita dapat menjalin hubungan dengan orang yang baru kita kenal dan orang yang tinggal berjauhan dengan kita. Misalkan kita membuat karya-karya yang bagus lalu kita post di blog atau di twitter kita. Orang asing pun dapat menikmati karya yang kita buat dan kita pun dapat mengenal mereka lebih jauh dengan berkomunikasi lewat teknologi ini.

Manfaat ketiga yaitu kita dapat menginspirasi orang lain melalui karya-karya kita dan kita dapat membantu orang lain yang ternyata  membutuhkan informasi yang kita posting. Kita pun dapat membuat mereka lebih berpikir secara luas dan merasa bangga menggunakan teknologi.

Keempat, kita dapat menyampaikan kritik dan saran kita kepada pemerintah dengan lebih mudah melalui majalah, blog, komentar, maupun langsung menyampaikannya melalui situs pemerintah. Hal ini dapat membuat kita menjadi rakyat yang bebas memberikan pendapat kepada pemerintah tanpa melihat status.

Lalu manfaat kelima yaitu kita dapat memperluas wawasan kita tidak hanya melalui buku, namun bisa melalui internet. Semua informasi pun dapat ditemukan dalam sekejap!

Namun dengan begitu banyak manfaat teknologi, kita tidak boleh menempatkan teknologi di posisi pertama dalam kehidupan kita. Jangan sampai dengan teknologi yang dapat memudahkan kita, kita malah melupakan budaya yang seharusnya kita ajarkan kepada generasi kita, contohnya budaya menulis dengan tangan. Kita pun tidak boleh melupakan orang disekitar kita yang selalu ada untuk kita hanya karena teknologi yang sudah dapat menjangkau orang-orang di seluruh dunia. Kita harus memanfaatkan teknologi dengan bijaksana!

Advertisements

Wait, What?! Study Says Ice Cream Flavors Can Predict Romantic Compatibility

StyleCaster

Here’s a scenario that’s pretty easy to picture: You and your date go out for ice cream and you order a cup of vanilla, and he orders a cup of mint chocolate chip. Sounds reasonable enough, right? Wrong! If a new study is to be believed, that charming ice cream date could be your last.

According to iVillage, the study—led by Alan Hirsch, a neurologist, psychiatrist and founder of the Smell and Taste Institute in Chicago, Ill.—found that an effective indicator of a couple’s compatibility might be their ice cream preferences.

How, you ask? Hirsch managed to pinpoint certain personality traits likely to impact a romantic relationship and attributed them to sweet-treat flavors including strawberry, vanilla, and rocky road.

“You would expect like goes with like, and that those who love vanilla have personality traits that make them best suited for fellow vanilla fans. But we found that’s not always the case,” Hirsch said.

Interestingly, the study found that having different ice cream flavor preferences than…

View original post 37 more words

Hale & Hearty banana brownies: product review

sensitive flour

DSC05377

I’ve not posted a product review on this blog yet – mostly because that’s not what I’m here to do, by my choosing, and people don’t send me free stuff!  And I’m more of a fan of making things from scratch, because taking a ‘normal’ recipe and removing the gluten, or finding something delicious that is naturally gluten-free is just more interesting to me.  This is therefore likely to be one of very few indeed.  But I have recently been away a little bit, (term has now started so normal service will shortly be resumed), pretty much for the first time since going gluten-free and where “self-catering” has been the order of the day.  Although I think I’ve found a flour blend that works for most cakes, and a different one that works for most cookies, I still find myself dipping into various jars when I’m testing out how to…

View original post 764 more words

Cake in a Mug Recipes Review

Not Too Average

Hi everybody! It’s Kaitlyn here and today I did some cooking! It wasn’t the usual type of cooking. Today I made three different recipes for cake in a mug.  READ TILL THE END for the reviews on each recipe before cooking.
IMG_3491
The first recipe I found was on YouTube by the user of Rafael Gomez. Here is the recipe and my review. These are opinions by my mom and I and our results.

YouTube cake in a mug

2 tbsp. of sugar

2 tbsp. Self-rising Flour

2 tbsp. of cocoa

     1 egg

1 tbsp. of oil (not specified but I used veg. oil)

1 tbsp. milk

Chocolate chips (optional)

Get a mug. Any size will do, but big mugs give the best results.

Mix flour sugar and cocoa together.

Add the egg be sure egg is mixed in really good!!!!!

After the egg is well mixed, in add…

View original post 352 more words